Cite This        Tampung        Export Record
Judul Puk Puk Si Kapuk / Fitri Restiana ; ilustrator, Dwi Prihartono ; penyunting, R. Bambang Eko Sugihartadi
Pengarang Restiana, Fitri (Pengarang)
EDISI Cetakan Pertama, 2023
Penerbitan Jakarta : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2023
Deskripsi Fisik iv, 24 Halaman :Ilustrasi, Berwarna ;21 x 29,7 cm
Konten teks dan gambar
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-623-118-783-3
Subjek Cerita Anak Indonesia
Kesusastraan Anak
Abstrak Banyak kapuk beterbangan di halaman rumah Datuk. Alula awalnya merasa kesal karena kapuk-kapuk itu menempel di rambut dan mengenai wajahnya, bahkan ia ingin pohon kapuk itu ditebang saja. Namun, setelah melihat manfaat pohon kapuk melalui penjelasan Kai, Alula berubah pikiran dan malah berdoa agar pohon tersebut berumur panjang.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Fiksi (tidak dijelaskan secara khusus)
Target Pembaca Anak sekolah dasar

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000000075 398.209.598 RES p Dapat dipinjam Perpustakaan Desa Sungai Rukam I - Ruang Baca Umum Tersedia
pesan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000000045
005 20260506044651
007 ta
008 260506################b##########1#ind##
020 # # $a 978-623-118-783-3
035 # # $a 0010-0526000045
082 # # $a 398.209.598
084 # # $a 398.209.598 RES p
100 0 # $a Restiana, Fitri$e Pengarang
245 1 # $a Puk Puk Si Kapuk /$c Fitri Restiana ; ilustrator, Dwi Prihartono ; penyunting, R. Bambang Eko Sugihartadi
250 # # $a Cetakan Pertama, 2023
264 # # $a Jakarta :$b Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,$c 2023
300 # # $a iv, 24 Halaman : $b Ilustrasi, Berwarna ; $c 21 x 29,7 cm
336 # # $a teks dan gambar$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
520 # # $a Banyak kapuk beterbangan di halaman rumah Datuk. Alula awalnya merasa kesal karena kapuk-kapuk itu menempel di rambut dan mengenai wajahnya, bahkan ia ingin pohon kapuk itu ditebang saja. Namun, setelah melihat manfaat pohon kapuk melalui penjelasan Kai, Alula berubah pikiran dan malah berdoa agar pohon tersebut berumur panjang.
650 # 4 $a Cerita Anak Indonesia
650 4 $a Kesusastraan Anak
Content Unduh katalog