Cite This        Tampung        Export Record
Judul Belenggu kata / Wanda Azizah Yasin; penyunting, Nurti Lestari
Pengarang Yasin, Wanda Azizah (Pengarang)
Lestari, Nurti (Penyunting)
EDISI Cetakan Pertama, 2017
Penerbitan Yogyakarta : Histeria, 2017
Deskripsi Fisik 148 Halaman ;14 x 20 cm
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-602-6380-83-8
Subjek Puisi Indonesia
Sastra Indonesia
Kumpulan Puisi
Catatan Terbelenggu dalam kegelapan dan terusik kebisingan tanpa henti, ia menggapai-gapai. Berbagai upaya dicoba-coba, ditangkup rasa yang menjelma dalam gelombang bunyi dan cahaya. Membisu; ia merintih ditampar bising. Menatap; ia mengharap pandang untuk mencari penerangan. Setelah merangkak begitu lama, dikontrol tangis yang teredam jerit amarah, ia menemukan cahaya. Kunang-kunang memberikannya harapan, namun semesta mempertemukannya kembali dengan gelapnya gulita.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Puisi
Target Pembaca Remaja

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000000039 899.2211 YAS b Dapat dipinjam Teras Madya - Ruang Pelayanan Tersedia
pesan
00000000040 899.2211 YAS b Dapat dipinjam Teras Madya - Ruang Pelayanan Tersedia
pesan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000000023
005 20260502052934
007 ta
008 260502################d##########p#ind##
020 # # $a 978-602-6380-83-8
035 # # $a 0010-0526000023
082 # # $a 899.2211
084 # # $a 899.2211 YAS b
100 0 # $a Yasin, Wanda Azizah$e Pengarang
245 1 # $a Belenggu kata /$c Wanda Azizah Yasin; penyunting, Nurti Lestari
250 # # $a Cetakan Pertama, 2017
264 # # $a Yogyakarta :$b Histeria,$c 2017
300 # # $a 148 Halaman ; $c 14 x 20 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
500 # # $a Terbelenggu dalam kegelapan dan terusik kebisingan tanpa henti, ia menggapai-gapai. Berbagai upaya dicoba-coba, ditangkup rasa yang menjelma dalam gelombang bunyi dan cahaya. Membisu; ia merintih ditampar bising. Menatap; ia mengharap pandang untuk mencari penerangan. Setelah merangkak begitu lama, dikontrol tangis yang teredam jerit amarah, ia menemukan cahaya. Kunang-kunang memberikannya harapan, namun semesta mempertemukannya kembali dengan gelapnya gulita.
650 4 $a Kumpulan Puisi
650 # 4 $a Puisi Indonesia
650 4 $a Sastra Indonesia
700 0 # $a Lestari, Nurti$e Penyunting
Content Unduh katalog