01226 2200253 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001600122084002200138100003100160245010900191250002600300300005800326650002600384650002200410520033500432264012000767336003200887337003000919338002300949INLIS00000000000004520260506044651 a0010-0526000045ta260506 b 1 ind  a978-623-118-783-3 a398.209.598 a398.209.598 RES p0 aRestiana, FitriePengarang1 aPuk Puk Si Kapuk /cFitri Restiana ; ilustrator, Dwi Prihartono ; penyunting, R. Bambang Eko Sugihartadi aCetakan Pertama, 2023 aiv, 24 Halaman :bIlustrasi, Berwarna ;c21 x 29,7 cm 4aCerita Anak Indonesia 4aKesusastraan Anak aBanyak kapuk beterbangan di halaman rumah Datuk. Alula awalnya merasa kesal karena kapuk-kapuk itu menempel di rambut dan mengenai wajahnya, bahkan ia ingin pohon kapuk itu ditebang saja. Namun, setelah melihat manfaat pohon kapuk melalui penjelasan Kai, Alula berubah pikiran dan malah berdoa agar pohon tersebut berumur panjang. aJakarta :bBadan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,c2023 2rdacontentateks dan gambar 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume